Rabu, 08 Januari 2014

Teh Putih Heaven Leaf

Teh putih atau white tea ini memang baru terkenal di kalangan para pecinta teh. Teh putih Heaven Leaf adalah teh putih premium pertama di Indonesia yang diproses secara alami dan minimal, yaitu hanya melalui pelayuan dan pengeringan dengan sinar matahari pegunungan segera setelah proses pemetikan dilakukan. Minimnya pemrosesan pada teh putih menjadikan teh putih memiliki kandungan antioksidan polifenol tertinggi dari jenis teh yang lain. Selain itu teh putih Heaven Leaf dipetik secara hati-hati dengan tangan dan telah melalui standar yang sangat ketat yang diwariskan secara turun-temurun sejak jaman Dinasti Ming (1368–1644).

Teh ini didapat dari pucuk-pucuk daun teh muda (
Camelia sinensis) yang belum terbuka, tidak mengalami proses oksidasi dan dipetik sebelum waktunya. Pucuk muda ini masih diselimuti dengan bulu-bulu halus berwarna perak yang nantinya bila mengering akan berubah warna menjadi putih.

Teh putih special grade bersertifikasi kami adalah teh putih dengan grade tertinggi yang dibuat dari tunas daun teh pilihan yang dipetik pada musim semi dan kaya akan nutrisi. Mempunyai aroma bunga yang sangat segar dan rasa yang agak manis. Selain itu rasa-nya ringan, yang akan menimbulkan nuansa yang dalam disaat anda menikmati teh ini. Disaat teh hijau adalah teh yang paling populer di China, banyak dari para ahli teh terkenal di dunia memperhitungkan teh putih dengan grade yang tinggi lebih baik dari teh hijau.


Teh putih Heaven Leaf dipetik hanya dalam waktu dua hari hingga dua minggu tiap tahunnya didaerah Fujian, China. Pemrosesan teh putih Heaven Leaf sangat minimal, dimana hanya meliputi pelayuan dan pengeringan segera setelah proses pemetikan dilakukan. Teh putih Heaven Leaf dikeringkan dengan bantuan angin dan sinar matahari pegunungan secara alami, tanpa melalui proses fermentasi maupun penggilingan sehingga tidak merusak bentuk teh putih yang sebenarnya. Rahasia proses pelayuan teh bervariasi dari wilayah satu dengan wilayah lainnya di Fujian dan mengandalkan pada kondisi iklim serta tradisi tiap keluarga. Teh yang sangat berharga ini dipetik secara hati-hati dengan tangan, mengambil hanya tunas dan dua daun termuda, dengan standar yang sangat ketat yang diwariskan secara turun-temurun sejak jaman Dinasti Ming, sehingga menjadikan teh putih Heaven Leaf sebagai teh kesehatan premium dengan kandungan antioksidan polifenol tertinggi dari semua jenis teh yang ada.

Info lebih lanjut, silahkan hubungi: 0812 2699 8055 atau email: djaka7615@yahoo.com

Senin, 06 Januari 2014

Harga (Promo), Pembayaran dan Pengiriman



Harga Promo Teh Putih (White Tea) Premium Heaven Leaf mulai Agustus 2013:

 Kualitas SUPREMEGRADE (hanya tunas daun)
  • pembelian 1 box : Rp 175.000/box 30 gr ( free biaya kirim, kecuali ke NTT, Papua, Maluku)
  • pembelian 1 paket (isi 4 box) atau lebih : Rp 475.000/paket (+biaya kirim)
  • pembelian minimal 10 paket, GRATIS biaya kirim.
  • informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami, djaka7615@yahoo.com atau 081226998055)

Biaya kirim menyesuaikan dengan alamat pembeli, dan kami melayani pengiriman untuk seluruh wilayah Indonesia. Barang, Insya Allah akan sampai ke alamat pembeli 1-3 hari kerja (tergantung alamat, kecuali Papua, NTT, Maluku). Jasa pengiriman bisa dipilih, bisa melalui JNE, Wahana, KGP, atau Pos Express (Pos Kilat Biasa, bagi yang tidak dijangkau layanan PosExpress). Rate/biaya kirim bisa dilihat di web masing-masing (JNE, Wahana, Pos Express), dengan estimasi berat 1 kg, dari Jogja/Solo ke alamat/kota tujuan.

Barang/paket akan kami kirim segera setelah transfer masuk ke rekening kami,

(tuliskan nama dan nomor telepon Anda saat transfer baik melalui ATM, transfer di teller, phone banking maupun internet banking, sehingga memudahkan kami mengetahui ada transfer masuk yang kami cek melalui phone banking/internet banking).

GARANSI! Apabila paket Teh Putih (White Tea) Heaven Leaf tidak diterima dalam waktu 7 hari, kami akan mengembalikan uang Anda 100% (sesuai yang ditransfer) dan barang yang telah Anda terima silahkan ambil GRATIS! (Silahkan sms rekening Anda ke kami 0812 2699 8055, kami akan kirimkan kembali uang Anda 100%)

Kamis, 02 Januari 2014

Khasiat Teh Putih untuk Kesehatan

Dipelajari dari berbagai penelitian ilmiah dan uji klinis dilingkungan akademis dan kesehatan, antioksidan polifenol yang terdapat dalam teh putih bermanfaat sebagai berikut:
  • Mencegah penyakit kardiovaskular (berhubungan dengan peradaran darah). Polifenol dalam teh menunjukkan efek yang bagus pada zat pembeku darah dan anti penggumpalan darah, terutama katekin yang dapat mencegah sel darah merah menggumpal.
  • Mencegah pengerasan / penyempitan pembuluh darah, mengurangi kemungkinan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung koroner.
  • Anti karsinogenik, menolak zat nitrosoamine yang merupakan suatu zat pembentuk karsinogen (penyebab kanker) dalam makanan.
  • Menguatkan kekebalan tubuh dan anti penuaan dini
  • Mengeluarkan racun dan anti radiasi. Polifenol dalam teh adalah filter alami terhadap radiasi sinar ultra violet
  • Melancarkan aliran darah pada pembuluh darah, meningkatkan ketahanan pembuluh darah
  • Menyegarkan dan mematikan kuman penyebab bau nafas tak sedap, anti gigi berlubang, dan anti bakteri
  • Mencegah kerusakan otak
  • Mencegah kanker: Antioksidan yang terkandung dalam teh putih dapat mencegah dan melawan kanker usus besar, prostat dan perut.
  • Menurunkan tekanan darah: Penelitian membuktikan teh putih dapat mengencerkan darah dan memperbaiki fungsi arteri sehingga menurunkan tekanan darah.
  • Menurunkan kolesterol: Antioksidan catechin dalam teh putih dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah.
  • Melindungi jantung: Teh putih dapat melindungi hati dan seluruh sistem peredaran darah. Selain itu juga dapat menurunkan kadar gula darah, serta mencegah dan mengurangi gejala diabetes melitus.
  • Anti-viral: Teh putih dapat membunuh bakteri dan virus. Kandungan antioksidannya juga memperkuat sistem imunitas tubuh.
  • Menyehatkan gigi dan gusi: Teh putih mengandung sejumlah kecil fluoride dan nutrien lain yang menjaga kesehatan gigi dan gusi.
  • Mengurangi stres dan menambah energi: Kandungan dalam teh putih dapat menenangkan, mengurangi stres dan menambah energi.

Minggu, 01 Agustus 2010

Cara Penyajian Teh Putih Heaven Leaf yang Benar

Teh putih terbaik adalah bila cara penyajiannya menggunakan air yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Ikuti langkah berikut untuk mendapatkan seduhan teh putih terbaik:

  • Gunakan air mineral kemasan yang berstandar SNI karena air yang segar dan bersih akan menghasilkan satu gelas terbaik.
  • Masukkan 2 sendok teh dari teh putih kedalam gelas.
  • Bilas teh putih dengan air panas selama 8 - 10 detik.
  • Tuangkan 200 ml air panas dengan suhu berkisar antara 72 - 82 derajat Celsius ke dalam gelas.
  • Setelah 4 - 5 menit, pisahkan daun teh putih dengan menggunakan penyaring dan teh putih siap disajikan.
  • Segera konsumsi teh putih dalam keadaan hangat-hangat panas, karena polifenol dalam teh putih akan semakin berkurang seiring dinginnya suhu teh putih setelah diseduh.
  • Teh putih dapat diseduh ulang hingga 3 - 4 kali.
  • Untuk seduhan terakhir memerlukan waktu lebih lama yaitu sekitar 10 menit

Mohon memperhatikan anjuran berikut:

  • Gunakan gelas kaca, gelas porselen atau gaiwan untuk menyeduh.
  • Hindari merebus air dengan menggunakan alat memasak yang terbuat dari bahan aluminium.
  • Untuk hasil yang maksimal hindari pemakaian gula pada teh putih.
  • Jangan minum teh saat atau sesudah makan kerena zat yang terkandung dalam makanan dapat dicuri oleh zat stimulan teh (beri jeda waktu 30-60 menit setelah atau sebelum makan).
  • Hindari minum teh dicampur dengan susu karena menyebabkan zat-zat yang dikandungnya menjadi berkurang bermanfaat.
  • Jangan minum teh yang sudah semalaman karena sudah banyak zat nya yang teroksidasi dan basi sehingga berdampak tidak baik untuk tubuh.
  • Hindari minum teh saat hamil dan menyusui. Karena kafein dan zat stimulan pada teh bisa merangsang kontraksi rahim. Selain itu untuk ibu menyusui akan mengganggu produksi kelenjar penghasil susu ibu atau ASI.

Bedanya Teh Hitam, Teh Hijau, Teh Oolong dan Teh Putih

Teh yang baik dihasilkan dari bagian pucuk ditambah 2-3 helai daun muda, karena pada daun muda tersebut kaya akan senyawa polifenol, kafein serta asam amino. Senyawa-senyawa inilah yang akan mempengaruhi kualitas warna, aroma dan rasa dari teh.

Dasar utama pengolahan teh adalah pemanfaatan oksidasi senyawa polifenol yang ada di dalam daun teh. Proses oksidasi ini lazim disebut fermentasi. Berdasarkan sifat fermentasinya, dikenal empat macam jenis teh, yaitu:

Teh hitam (black tea)
Teh hitam mudah dikenali di pasaran karena warnanya hitam dan paling luas dikonsumsi. Dalam proses pengolahan diberi kesempatan penuh terjadi fermentasi (mengalami perubahan kimiawi sempurna sehingga hampir semua kandungan tanin terfermentasi menjadi theaflavin dan thearubigin) yang akan merubah warna daun teh dari hijau menjadi kecoklatan dan dengan proses pengeringan berubah menjadi hitam.

Teh oolong
Umumnya diproduksi dari tanaman teh yang tumbuh di daerah semi tropis. Prosesnya sama seperti teh hitam, namun proses fermentasinya hanya sebagian (lebih singkat sekitar 30-70% dan perubahan berlangsung setengah sempurna sehingga masih mengandung sebagian tanin dan beberapa senyawa turunannya) sehingga warna dan aromanya di antara teh hitam dan teh hijau.

Teh hijau (Green Tea)
Daun teh tidak diberi kesempatan fermentasi (hampir tidak mengalami proses perubahan kimia). Biasanya pucuk teh diproses langsung dengan panas/steam untuk menghentikan aktivitas enzim sehingga sama seperti raw leaf (daun teh awalnya), karena itu selain warnanya masih hijau juga masih mengandung tanin yang relatif tinggi.

Teh Putih (White Tea)
Merupakan jenis teh terbaik karena untuk mendapatkannya, hanya diambil dari satu pucuk tiap satu pohon, yakni pucuk tertinggi dan utama. Kandungan antioksidan paling tinggi. Dalam prosesnya, daun teh dibiarkan layu secara alami sehingga warnanya menjadi putih.
Mutu teh merupakan kumpulan sifat yang dimiliki oleh teh, baik sifat fisik maupun kimianya. Kedua sifat ini telah dimiliki sejak masih berupa pucuk teh maupun diperoleh sebagai akibat teknik penanganan dan pengolahan yang dilakukan.

Kandungan senyawa kimia dalam daun teh terdiri dari tiga kelompok besar yang masing-masing mempunyai manfaat bagi kesehatan, yakni:

1. Polifenol
Polifenol merupakan antioksidan jenis bioflavonoid yang 100 kali lebih efektif dari vitamin C dan 25 kali dari vitamin E. Manfaatnya:
o Menurunkan kadar kolesterol
o Menurunkan tekanan dan kadar gula darah
o Membantu kerja ginjal dan mencegah terjadinya batu empedu
o Memperlancar pencernaan
o Melarutkan lemak dan mencegah kolesterol jahat

2. Kafein
Unsur kafein dalam teh jumlahnya lebih sedikit dibandingkan kopi. Manfaatnya:
o Bersifat sebagai mild stimulant pada sistem saraf pusat sehingga memperlancar sirkulasi darah ke otak
o Dengan minum teh secara teratur akan menaikkan tingkat ingatan, cognitive performance, feeling of pleasant dan mood.

3. Essential oil
Teh juga mengandung protein yang dirasakan besar peranannya dalam pembentukan aroma. Manfaatnya:
o Melarutkan lemak
o Memperlancar pencernaan dan peredaran darah

Teh Putih Hambat Obesitas

Teh dikenal sebagai minuman berkhasiat bagi tubuh. Teh putih merupakan salah satu jenis yang berkhasiat mencegah kelebihan berat badan atau obesitas. Seperti diketahui, teh dikelompokan menjadi empat jenis yaitu teh hitam, oolong, hijau dan putih.
Riset yang dilakukan beberapa waktu lalu diketahui, ekstrak teh putih dapat mencegah jaringan lemak berkembang sehingga menghambat potensi kegemukan dan membantu membakar lemak. Hal tersebut disebabkan ektrak teh mampu menaikkan metabolisme dan membuat tubuh menjadi langsing. Dengan konsentrasi tinggi antioksidan, teh putih bisa menggantikan sayuran-sayuran hijau lain.

Ahli Nutrisi, Marc Winnefeld seperti yang diberitakan The Telegraph, Jum'at (1/5) mengungkapkan, di negara-negara industri maju,penderita obesitas terus berkembang. Padahal obesitas merupakan penyakit dengan tingkat resiko tertinggi penyebab penyakit jantung dan diabetes.
"Kita tahu bahwa teh putih mungkin merupakan sumber alami zat yang melangsingkan tubuh," terangnya.

Winnefeld berserta koleganya kemudian melakukan penelitian terhadap efek biologis dari ekstrak teh putih.Lantas mereka mengembangkan jaringan lemak di laboratorium. Jaringan lemak tersebut diberikan ekstrak teh putih dan hasilnya, jaringan lemak tersebut berangsur menyusut.
"Ekstrak tersebut menghambat proses yang terkait dengan pertumbuhan jaringan lemak, saat itu juga secara tepat ekstrak menghambat penyebab gemuk," paparnya.

Penelitian sebelumnya juga membuktikan, khasiat teh putih lebih baik ketimbang jenis lain karena mampu mengaktifkan sel manusia yang bertanggung jawab terhadap kegemukan. Seratus tahun lalu, masyarakat China merahasiakan khasiat yang dimiliki teh putih. Beberapa ilmuwan pun telah menyatakan bahwa teh putih tergolong minuman kesehatan.

Tak hanya menurunkan berat badan. Teh putih juga diketahui mencegah pengaktifan sel kanker dan juga efektif untuk menangkal radikal bebas serta permasalahan pada kulit. Dengan demikian teh putih mampu mencegah penuaan dan pengerutan pada kulit.

Teh putih dibuat dari pucuk daun yang tidak mengalami proses oksidasi dan sewaktu belum dipetik dilindungi dari sinar matahari untuk menghalangi pembentukan klorofil. Teh putih seperti halnya teh hijau dan teh hitam banyak dikonsumsi di Inggris dan negara-negara barat. (http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/09/05/01/47697-teh-putih-hambat-obesitas)

Kamis, 01 Juli 2010

Teh Putih (White Tea) dibandingkan dengan Teh Hijau (Green Tea)


Tahun 2009, Kingston University , sebuah studi menunjukkan bahwa teh putih memiliki anti inflamasi, anti oksidadan, anti-collagenase, dan anti-elastase properti yang berpotensi mengurangi risiko pengembangan rheumatoid arthritis, beberapa kanker, penyakit jantung & memperlambat enzimatik dari elastin dan kolagen (yaitu kerutan atau kendur) yang menyertai penuaan.
Sebuah penelitian di Universitas Pace tahun 2004 menunjukkan teh putih memiliki lebih banyak anti-virus dan anti-bakteri daripada teh hijau.
Teh putih mengandung kadar catechin yang lebih tinggi daripada teh hijau karena kurangnya pemrosesan. Konsentrasi catechin terbesar ada di dalam tunas segar, utuh dan daun teh muda. Lebih jauh lagi, sebuah studi meneliti komposisi saat menyeduh teh hijau dan teh putih, menemukan bahwa teh putih mengandung lebih banyak asam gallic dan theobromine.
Teh putih terdiri dari daun dan tunas muda yang memiliki lebih banyak asam amino theanine (memberi efek suasana santai/rileks) daripada hijau dan teh hitam yang dibuat dari daun yang lebih tua. (dari berbagai sumber)